TEKNOLOGI PRODUKSI TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA

TUMBUHAAN BERSEL

Posted by Unknown Jumat, 01 Juni 2012 0 komentar



Bentuk Sel Tumbuhan dan Hewan

Bentuk Sel Tumbuhan dan Hewan

Sel pertama kali ditemukan oleh Robert Hooke (yang hidup pada 1635-1703).Hooke (pada tahun 1665) mengamati sel gabus dengan menggunakan mikroskop sederhana. Ternyata sel gabus tersebut tampak seperti ruangan-ruangan kecil.Maka, dipilihlah kata dari bahasa Latin yaitu cellula yang berarti kamar kecil untuk menamai objek yang ditemukannya itu. Seiring dengan perkembangan teknologi, kini diketahui sel memiliki sistem hidup yang kompleks. Memang Tuhan luar biasa dalam menciptakan sesuatu. Sesuatu yang kecil ternyata memiliki sistem yang sangat rumit. Semua bekerja sebagaimana tugasnya. Tidak ada yang sia-sia apa yang Tuhan ciptakan. Kita yang berkewajiban ‘membaca’ (mempelajarinya). (Schaums,41:2000)

Mungkin anda membutuhkan Mungkin anda membutuhkan rpp dan silabus biologi smarpp dan silabus biologi smk atau rpp dan silabus biologi smp untuk menunjang proses pembelajaran pada mata pelajaran biologi.

Sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil dari makhluk hidup. Dari Belalang hingga Kupu-kupu, dari pohon pepaya hingga cemara semua tersusun atas sel. Makhluk hidup ada yang tersusun dari satu sel saja, disebut organisme uniseluler, dan ada makhluk hidup yang tersusun lebih dari satu sel, disebut organisme multiseluler. 

Sel meskipun memiliki ukuran sangat kecil, sel tergolong luar biasa. Kenapa? Sel bagai sebuah pabrik yang senantiasa bekerja agar kehidupan terus berlangsung. Ada bagian sel yang berfungsi menghasilkan energi, ada yang bertanggung jawab terhadap perbanyakan sel, dan ada bagian yang menyeleksi lalu lintas zat masuk dan keluar sel. Dengan mempelajari komponen sel, kita akan dapat memahami fungsi sel bagi kehidupan.

Secara anatomis sel dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
  1. Selaput plasma (membran sel, membran plasma atau juga disebut plasmalema)
  2. Sitoplasma dan organel sel
  3. Inti sel (Nukleus)

1.    Membran sel

Membran sel membatasi segala kegiatan yang terjadi didalam sel sehingga tidak mudah terganggu oleh pengaruh dari luar. Karena fungsi ini, membran sel bersifat selektifpermaebel yaitu dapat menentukan bahan-bahan tertentu saja yang bisa masuk dan keluar sel tersebut. Pada sel tumbuhan, membran sel dalam keadaan normal melekat pada dinding sel akibat tekanan turgor dari dalam sel.

2.    Sitoplasma

Fungsi utama kehidupan berlangsung didalam sitoplasma. Hampir semua kegiatan metabolisme berlangsung didalam ruangan yang berisi cairan kental ini. Didalam sitoplasma terdapat organel-organel yang melayang-layang dalam cairan kental (merupakan koloid, namun tidak homogen) yang disebut matriks. Organellah yang menjalankan banyak fungsi kehidupan, sintesis baha, respirasi (perombakan), penyimpanan serta reaksi terhadap rangsang. Sebagian besar proses ini terjadi didalam sitoplama diatur secara enzimatik. Selain organel, terdapat pula vakuola, butir-butir tepung, butir silikat dan berbagai produk skunder lainnya.

3.    Nukleus ( inti sel )

Nukles bertugas mengontrol kegiatan yang terjadi didalam sitoplasma. Didalam nucleus terdapat kromosom yang mengandung DNA yang merupakan cetak biru bagi pembentukan berbagai protein (terutama enzim). Enzim diperlukan dalam menjalankan berbagai fungsi didalam sitoplasma. Disalam nucleolus juga terdapat nucleolus.

4.    Organel

Manusia memiliki banyak sekali organ yang berbeda seperti jantung, lambung, yang fungsinya berbeda-beda. Demikian juga dengan sel. Sel memiliki organ yng disebut organel. Sebagai contoh adalah: kondriosom atau mitokondria, plastida, diktiosom, ribosom,reticulum endoplsma, peroksisom dan vakuola. (Mochamad Indrawan,30-45:2003)


II.    Alat dan Bahan

a.    Alat :  
  1. Mikroskop monokuler cahaya           
  2. Silet
  3. Pipet                        
  4. Kain Flanel
  5. Kaca preparat                    
  6. Air 
  7. Deglass (kaca penutup Preparat)        
  8. Gelas piala

b.    Bahan :

  1. Penampang lintang empulur Manihot utilissima (singkong) segar
  2. Rambut biji Gossypium sp (kapas) segar
  3. Otot polos (awetan)
  4. Air selokan
  5. Air rendaman jerami


III.    Cara Kerja

1.    Penampang lintang empulur Manihot Utilissima (Singkong) segar

  • Mengiris empulur Manihot utilissima (Singkong) segar setipis mungkin
  • Meletakkan empulur Manihot utilissima (Singkong) diatas kaca preparat
  • Meneteskan air dua sampai tiga kali pada empulur Manihot utilissima dengan mengggunakan pipet lalu tutup dengan deglass
  • Meletakkan kaca preparat ke tempat preparat mekanik
  • Mengamati bentuk selyan pada lensa okuler.
  • Menggunakan pengtur fokus kasar dan halus untuk mendapatkan hasil yang diinginkan
  • Menggambar hasil pengamatannya.

2.    Rambut biji  Gossypium sp (kapas) segar

  • Meletakkan beberapa helai kapas pada kaca preparat
  • Meneteskan air satu kali tetes menggunakan pipet dan menutupnya dengan kaca penutup preparat (deglass)
  • Meletakkan kaca preparat ke tempat preparat mekanik
  • Menggunakan pengatur letak preparat agar
  • Mengamati bentuk sel rambut biji gossypium sp (kapas)
  • Menggambar hasil pengamatannya

3.    Air selokan

  • Meneteskan satu tetes air selokan menggunakan pipet
  • Menutup dengan kaca penutup preparat (deglass)
  • Meletakkan kaca preparat ke tempat preparat mekanik
  • Mengamati bentuk sel
  • Gambar hasil pengamatan

4.    Air rendaman jerami

  • Meneteskan satu tetes air rendaman jerami ke kaca preparat
  • Menutup menggunakan kaca penutup preparat
  • Meletakkan kaca preparat ke tempat peparat mekanik
  • Mengamati bentuk organisme yang terlihat pada lensa okuler
  • Menggambar hasil pengamatan

5.    Otot polos (Awetan)

  • Meletakkan kaca preparat yang telah diletakkan otot polos awetan ke tempat preparat mekanik
  • Mengamati bentuk sel yang terlihat pada lensa okuler
  • Menggambar hasil pengamatan


IV.    Hasil pengamatan

1.    Penampang lintang empulur Manihot Utilissima (Singkong) segar

Gambar 1. Manihot utilissima


Keterangan gambar :

1.    Dinding sel
2.    Ruang sel
3.    Ruang antar sel
4.    Gelembung udara


Deskripsi 

Bagian tubuh penyusun Manihot utilissima yang diamati pada bagian empulurnya. Sel-sel yang terlihat pada mikroskop memiliki dinding sel yang lebih tebal, ruang sel yang relatif besar dan berbentuk persegi. Hal ini pada bagian empulurnya merupakan tempat penyimpanan cadangan makanan.


2.    Rambut biji  Gossypium sp (kapas) segar


 Gambar 2. Gassypium sp

 Keterangan gambar :

1.    Dinding sel
2.    Ruang sel
3.    Torsi

Deskripsi

Sel Gossypium sp  sel yang terlihat pada mikroskop berbentuk seperti benang. Sel ini memiliki dinding sel dan ruang sel yang mengikuti bentuknya

3.    Air selokan




Gamba 3. Paramecium sp

Keterangan gambar :

1.    Silia
2.    Kontraktil Vakuola
3.    Makanan Vakuola

Deskripsi

Organisme pada air selokan adalah Paramecium sp. Organisme ini hidup di air yang memiliki kadar oksigen rendah dan banyak memiliki sampah organik. Organisme ini memiliki silia sehingga dapat bergerak bebas. Paramesium sp merupakan organisme tingkat rendah yang hanya memilik sel tunggal. Tubuh Paramesium sp terlihat transparan sehingga bagian dalam tubuhnya dapat terlihat.


4.    Rendaman jerami


Gambar 4. Euglena viridis

Keteranga gambar :

1.    Flagel              
2.    Bintik mata
3.    Kloroplas
4.    Vakuola makanan
5.    Nukleus
6.    Pelikel


Organisme Euglena viridis. Organisme ini merupakan hewan yang tergolong dalam kelas flagellata, organisme ini hidup bebas di air. Organisme ini memiliki bentuk oval memanjang yang pada salah satu ujungnya terdapat mulut sel. Euglena viridis memiliki flagela yang digunakan untuk bergerak.


5.    Otot polos (awetan)








Gambar 5. Otot polos

Deskripsi

  • Nama lain : otot alat-alat dalam / visceral / musculus nonstriated / otot involunter
  • Struktur : bentuk serabut panjang seperti kumparan, dengan ujung runcing, dengan inti   berjumlah satu terletak dibagiann tengah.
  • Kontraksi : tidak menurut kehendaK atau diluar kendali sistem saraf pusat, gerakan lambat, ritmis dan tidak mudah lelah.

V.    Pembahasan

Sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil dari makhluk hidup. Dari Belalang hingga Kupu-kupu, dari pohon pepaya hingga cemara semua tersusun atas sel. Makhluk hidup ada yang tersusun dari satu sel saja, disebut organisme uniseluler, dan ada makhluk hidup yang tersusun lebih dari satu sel, disebut organisme multiseluler. 

Sel meskipun memiliki ukuran sangat kecil, sel tergolong luar biasa. Kenapa? Sel bagai sebuah pabrik yang senantiasa bekerja agar kehidupan terus berlangsung. Ada bagian sel yang berfungsi menghasilkan energi, ada yang bertanggung jawab terhadap perbanyakan sel, dan ada bagian yang menyeleksi lalu lintas zat masuk dan keluar sel. Dengan mempelajari komponen sel, kita akan dapat memahami fungsi sel bagi kehidupan.

Dari hasil pengamatan, penulis dapat mengenal mana bentuk sel tumbuhan dan bentuk sel hewan
Sel tumbuhan dan sel hewan mempunya beberapa perbedaan antara lain:

















VI.     Simpulan

Sel tumbuhan adalah bagian terkecil dari setiap organ tumbuhan. Sel tumbuhan adalah penggerak dari suatu tumbuhan itu sendiri. Sel tumbuhan cukup berbeda dengan sel organisme eukariotik lainnya.

Sel hewan adalah nama umum untuk sel eukariotik yang menyusun jaringan hewan. Sel hewan berbeda dari sel eukariotik lain, seperti sel tumbuhan, karena mereka tidak memiliki dinding sel, dan kloroplas, dan biasanya mereka memiliki vakuola yang lebih kecil, bahkan tidak ada. Karena tidak memiliki dinding sel yang keras, sel hewan bervariasi bentuknya. Sel manusia adalah salah satu jenis sel hewan.

Berdasarkan hasil pengamatan dan penjelasn singkat diatas dapat disimpulkan beberapa simpulan yaitu : 

  • Bentuk sel pada Maniho utilissima adalah persegi,  dan pada pada sel Gossypium sp berbentuk seperti benang.
  • Ruang sel pada Manihot utilissima lebih besar daripada Gassypium sp
  • Jarak antar ruang sel pada Manihot utilissima lebih rapat daripada Gossypium sp
  • Pramaecium sp dan Euglena viridis adalah organisme yang di air dan bergerak bebas Pramaecium  termasuk dalam hewan yang bergolongan kelas ciliata
  • Euglena viridis termasuk organisme kelas Flagellata
  • Otot polos memiliki bentuk memanjang dan memiliki inti sel
Bentuk Sel Tumbuhan dan Hewan

ini lah sel yg kurang terpelihara

0 komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Laman